Bagaimana cara memasang keran dapur komersial dengan fungsi pre-rinse?
Dengan keran dapur komersial baru yang dilengkapi penyemprot pra-bilas, Anda siap melaksanakan pemasangan yang akan memungkinkan Anda menghilangkan minyak dan lendir dari peralatan dapur kotor dengan mudah. Anda akan mencapai efisiensi maksimal dengan penyemprot pra-bilas dan menyelesaikan tugas pembersihan dapur Anda. Untuk mendapatkan ini, pemasangan harus dilakukan secara benar. Pemasangan harus dilakukan dengan tepat agar Anda tidak mengalami kebocoran yang tidak perlu atau semprotan lemah tanpa udara di dapur yang sibuk. Sebagai panduan akhir untuk pemasangan Anda, Anda akan diberikan panduan menyeluruh agar keran yang terpasang beroperasi secara efisien sejak penggunaan pertama.

Pentingnya Survei Lokasi Sebelum Pemasangan
Pastikan bahwa saat mempersiapkan pemasangan keran dapur komersial dengan fungsi pre-rinse, Anda TIDAK langsung memulai pemasangan secara terburu-buru, karena hal ini dapat menyebabkan masalah dalam alur kerja pemasangan di kemudian hari. Di sinilah Survei Lokasi menjadi penting. Anda perlu memahami bahwa sebagian besar keran ini dipasang di dinding, oleh karena itu Anda harus memperhatikan dinding di belakang wastafel. Apakah dinding tersebut berbahan ubin, blok beton, atau bahkan drywall. Sangat penting untuk memeriksa kekuatan dinding sebelum pemasangan. Dinding harus mampu menahan beban yang besar, mengingat selalu digunakan untuk selang pre-rinse yang berat dan intensif. Penting juga untuk menemukan rangka kayu (studs) atau struktur batu bata padat di balik dinding, karena akan menjadi permukaan yang andal untuk pemasangan peralatan Anda.
Dari sini, periksa instalasi pipa. Tentukan mana saluran air panas dan mana saluran air dingin. Pastikan katup penghenti berfungsi dengan baik dan mudah diakses. Karena sering kali diabaikan, memeriksa tekanan air merupakan langkah yang bijaksana. Sebagian besar sistem komersial bekerja dengan baik, tetapi mengetahui tingkat tekanan air Anda sangat membantu. Susun bagian-bagian yang Anda ambil dari kotak keran. Anda seharusnya memiliki badan keran, wand semprot pra-bilas beserta selangnya, katup alih arus (diverter), perangkat pemasangan, saluran suplai, serta komponen lain seperti washer dan O-ring. Sangat membantu untuk memeriksa kembali daftar suku cadang dan diagram. Ini adalah cara yang baik untuk memastikan Anda memahami cara perakitan sistem dan tidak ada bagian yang hilang. Terakhir, siapkan perkakas Anda. Anda harus memiliki water pass yang baik, kunci pas yang dapat disesuaikan, satu set obeng, selotip pipa (plumber's tape), bor dengan mata bor yang sesuai untuk dinding Anda, serta kacamata pengaman.
Pemasangan Kuat dan Sambungan Inti Instalasi Pipa
Dengan rencana yang sudah siap, sekarang saatnya memulai pemasangan secara fisik. Prioritas utama Anda harus berupa stabilitas yang sempurna dan sambungan yang benar-benar tertutup rapat. Pertama, ambil braket pemasangan tahan lama atau templat pemasangan dan letakkan pada dinding. Pastikan menggunakan alat waterpas untuk memeriksa kembali apakah posisinya benar-benar lurus. Jika sedikit saja miring, keran dapat terlihat condong dan bisa memengaruhi mekanisme penarikan selang. Buatlah tanda titik pengeboran, lalu kencangkan braket tersebut ke dinding dengan kuat, pastikan mengebor tepat pada rangka kayu (studs) atau menggunakan jangkar dinding tahan beban yang dirancang untuk menahan berat tersebut. Braket pemasangan ini merupakan fondasi dari seluruh instalasi, sehingga harus dipasang dengan benar.
Setelah braket terpasang dengan kuat, keran utama dapat dipasangkan ke mulut atau bodi. Dari bawah, pasang saluran suplai air. Karena daya tahan dan ketahanannya terhadap lipatan, disarankan menggunakan selang anyaman baja tahan karat. Untuk membuat segel, lilitkan pita pipa searah jarum jam pada inlet berulir keran. Pertama, kencangkan mur penghubung dengan tangan, lalu putar seperempat putaran tambahan untuk segel yang kuat menggunakan kunci inggris. Hati-hati agar tidak mengencangkan terlalu kuat, karena dapat merusak ulir. Selanjutnya adalah memasang integrasi pre-rinse. Selang semprot terhubung ke outlet katup diverter, yang biasanya merupakan bagian dari bodi keran. Pastikan sambungan rapat seperti kutu, dan selang mengarah lancar tanpa kusut menuju area dudukan. Pra-penyaluran selang mencegah keausan dan gangguan pada dudukan.
Integrasi dan Pengujian Sistem Pre-Rinse
Saatnya mengaktifkan fitur pre-rinse otentik kami dan memverifikasi bahwa fitur tersebut berfungsi dengan benar. Sebelum mengembalikan tekanan air, periksa secara visual bahwa semua sambungan aman, terutama diverter dan semua sambungan yang terkait dengan perakitan pre-rinse serta selang sprayer. Kemudian Anda dapat melanjutkan untuk membuka kembali suplai air utama secara perlahan. Untuk memulai, pastikan sprayer pre-rinse tetap berada di dudukannya. Anda perlu menguji aliran standar dari mulut keran utama menggunakan pegangan air panas dan dingin. Periksa adanya kebocoran yang mungkin terjadi di bagian dasar, pegangan, dan sambungan saluran suplai keran. Setelah keran dinyalakan, biarkan air mengalir selama satu menit untuk menghilangkan akumulasi kotoran dalam saluran baru.
Selanjutnya, Anda perlu mengaktifkan fungsi pra-bilas. Ini biasanya melibatkan menarik keluar selang semprot dari dudukannya, yang secara otomatis akan mengaktifkan katup pembagi aliran untuk menghentikan aliran ke spout utama dan mengalihkan aliran ke selang semprot. Uji selang semprot di atas wastafel. Saat menguji selang semprot, Anda harus mencoba semua pengaturan semprotan. Biasanya, salah satu pengaturan memberikan semprotan berkecepatan tinggi dan aliran terfokus yang umumnya digunakan untuk membersihkan kotoran membandel, sedangkan pengaturan lainnya memberikan semprotan yang lebih lebar dan lebih lembut yang biasanya digunakan untuk membilas. Saat menguji selang semprot, rasakan tekanan semprotan dan perhatikan pola yang dihasilkan oleh semprotan tersebut. Anda juga perlu memperhatikan apakah perpindahan antar pengaturan pada selang semprot berjalan lancar, serta apakah selang dapat meregang dan masuk kembali dengan mulus tanpa macet. Anda juga harus mendengarkan dengan sangat hati-hati adanya suara-suara tidak biasa yang menunjukkan adanya masalah, seperti getaran berlebihan atau suara mendesis yang biasanya mengindikasikan kerusakan pada selang semprot. Proses pengujian ini akan membantu Anda menemukan dan memperbaiki potensi masalah pada selang semprot sehingga Anda tidak menemukan masalah tersebut saat sedang sibuk di dapur dan sangat membutuhkan selang semprot. Jika tekanan semprotan lemah, hal ini bisa mengindikasikan adanya masalah pada katup pembagi aliran, selang yang terpasang, atau tekanan air di gedung.
Sentuhan Terakhir dan Alih Operasional
Hanya melihat air mengalir dari keran tidak berarti pemasangan sudah selesai. Tahap finishing melibatkan penyetelan akhir pemasangan, pelatihan staf, serta menyiapkan keran untuk fungsi jangka panjangnya. Pastikan semua mur pemasangan dan kaitan pegangan terpasang rapat, namun jangan terlalu kencang. Bersihkan seluruh keran dan penyemprot untuk menghilangkan bekas sidik jari dari proses pemasangan pada permukaan akhir. Periksa petunjuk perawatan dari pabrikan. Membersihkan filter kepala semprot adalah salah satu tips umum, namun ada tips lainnya seperti memeriksa selang secara berkala untuk melihat tanda keausan.
Staf dapur yang realistis dan akan menggunakan keran setiap hari memerlukan pengarahan operasional. Ajari mereka teknik yang benar untuk menarik dan memasangkan semprotan agar tidak merusak mekanisme dudukan atau selang. Tunjukkan teknik yang tepat untuk berbagai mode semprotan serta kapan sebaiknya masing-masing mode digunakan. Meskipun keran ini merupakan semprotan pra-bilas industri, edukasi mereka bahwa alat ini bukan untuk membuka paksa benda apa pun atau menggeser makanan yang menempel. Pengenalan singkat ini akan melindungi investasi Anda. Disarankan juga untuk menyimpan panduan pemasangan, informasi garansi, dan nomor model di lokasi yang mudah diakses. Di masa depan, jika perlu memesan suku cadang tertentu, seperti katup diverter atau kepala semprotan baru, memiliki informasi ini tersimpan akan meningkatkan efisiensi dan mengurangi waktu henti. Keran pra-bilas yang terpasang dengan benar merupakan alat penting untuk efisiensi di dapur. Langkah-langkah terakhir ini akan memastikan alat tersebut tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang.